Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin

by

Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin

Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin

Kalau badan bisa dikuatkan dengan vitamin, maka pikiran pun bisa dikuatkan dengan motivasi. Motivasi tuh bikin manusia jadi punya harapan hidup lebih tinggi, dan menganggap kalau dunia ini masih peduli sama kemalangan mereka. Makanya enggak mengherankan kalau profesi motivator itu cukup laku. Meski begitu, lo emang harus pinter ngomong dan pinter merajut kata-kata berkonotasi positif untuk menjadi seorang motivator andal yang dapat mendulang penggemar (dan juga rupiah).

Dan di antara berbagai motivator serta kalimat motivasi mereka yang quotable, ada beberapa kalimat motivasi yang enggak banget dan bikin KZL. Kenapa kok enggak banget, karena kalimat-kalimat ini tuh seolah enggak bersimpati sama hidup. Well, apa aja sih kalimat-kalimat tersebut?

 

1. “Jadi pengusaha dong, jangan jadi karyawan”

Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin
Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin

Siapapun yang membuat kalimat motivasi ini mungkin bermaksud baik. Maklum, lapangan pekerjaan di Indonesia memang belum dapat merangkul banyaknya pencari kerja yang ada. Sehingga, dia ingin pemuda-pemudi Indonesia lebih aktif dalam menyediakan lapangan kerja. Tetapi pada akhirnya, kalimat motivasi ini jadi terkesan menghakimi dan juga cenderung “merendahkan” profesi pegawai atau karyawan.

Pasalnya, pengusaha enggak akan bisa maju kalau enggak punya karyawan. Kecuali, kalau dia adalah seseorang dengan kemampuan multitasking super dan juga bisa membelah diri. Enggak salah kalau lo punya niat mulia untuk berdikari, dan membuka lapangan kerja. Tetapi, tetep keren juga kok kalau lo emang berniat buat jadi karyawan sesuai dengan minat dan kemampuan lo. Yang penting, pekerjaan lo bukanlah pekerjaan yang merugikan orang lain seperti jualan narkotika atau jual organ tubuh ilegal.

 

2. “Masih betah kerja di kantor? Dari rumah juga bisa”

Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin
Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin

Sekali lagi, kalimat ini mungkin punya maksud yang mulia. Mungkin si pembuat kalimat mau membuka pikiran masyarakat, dan menyadarkan mereka kalau pekerjaan yang menghasilkan uang itu enggak cuma bisa dilakukan di kantor selama 9 jam.

Well, enggak apa-apa sih kalau kalimat motivasi ini diikuti oleh pekerja lepas bergaji besar yang bisa kerja di rumah atau pun di tepi pantai. Tetapi, kalau kalimat ini cuma jadi pemanis di artikel, kayaknya bikin orang jadi mikir, “BM banget sih penulisnya?”. Soalnya, enggak semua pekerjaan bisa dikerjakan di rumah. Kalau lo penulis, desainer grafis, atau programmer misalnya, lo mungkin bisa kerja dari rumah. Namun kalau lo koki restoran, lo enggak mungkin kan masak makanan di dapur rumah lo, dan kemudian lo antar ke restoran pakai ojek daring?

 

3. “Jangan mau jadi orang pendek”

Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin
Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin

Kalimat motivasi ini biasa keluar dari jari jemari dan mulut penjual obat peninggi. Orang dengan badan tinggi selalu dianggap lebih keren dan lebih menarik. Enggak cuma saat mencari pacar, tapi juga saat cari kerja. Padahal ya, enggak juga. Kita itu terlalu kepengaruh sama bule-bule yang punya postur badan tinggi, padahal itu hanya masalah gen doang. Kalau mau dibandingin sama para kompeni Belanda yang pernah ngejajah kita, ya jelas jauh lah. Karena gen orang Belanda itu emang tinggi dan besar-besar. Cowok yang tinggi di Indonesia aja belum tentu dianggep tinggi di Belanda.

Pengaruh ini enggak cuma terjadi pada tingkat individu, tapi udah di tingkat masyarakat umum. Lo liat deh setiap kontes kecantikan/ketampanan pasti selalu menyaratkan tinggi badan yang enggak nalar di otak. Orang pun jadi berpikir kalau tinggi badan tuh penting banget. Nah, celah inilah yang kemudian dimanfaatkan sama sales obat peninggi. “Kalau enggak tinggi, lo bakalan susah dapet kerja. Lo pun enggak menarik di mata lawan jenis“. Nah, orang-orang pun kemudian merasa enggak bersyukur sama tinggi badan mereka, dan mencoba segala cara supaya jadi tinggi. Termasuk minum obat yang asal-usulnya enggak jelas.

Well, daripada lo kemakan sama motivasi abal-abal kayak gini, mendingan lo jaga kesehatan aja dan jaga tubuh supaya berat selalu ideal dan enggak berlebihan atau kurang dari Body Mass Index. Percuma lo punya badan setinggi Yao Ming tapi enggak sehat dan enggak segar. Oh ya, kalau lo masih menganggap bahwa tinggi badan itu mempengaruhi kesuksesan, mendingan lo liat deh Natalie Portman dan Tom Cruise. Merek berdua itu enggak tinggi, tapi siapa sih yang enggak kenal sama mereka?

 

4. “Sebagai alpha male, biarkan wanita yang mengejarmu”

Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin
Kalimat Motivasi Tapi Kok Nyebelin

Motivasi dengan embel-embel “alpha male” ini emang banyak jadi favorit mayoritas kaum pria. Maklum, alpha male adalah lelaki yang dianggap jantan, sempurna, kesenangan wanita, pokoknya semua hal yang bisa lo lihat dalam diri James Bond. Katanya sih, semua cewek suka sama model pria alfa gini. Padahal ya belum tentu.

Motivasi ini sebenernya agak menyesatkan, soalnya jadi bikin cowok-cowok menganggap bahwa mereka harus jadi kayak James Bond supaya cewek pada takluk. Udah gitu, kayaknya enggak perlu usaha keras buat mendapatkan cewek. Ya enggak gitu juga lah, soalnya enggak semua cewek mau ngejar cowok. Enggak semua cewek juga suka sama alpha male. Ada juga yang suka sama cowok introvert, yang enggak banyak tingkah dan pemalu. Anyway, kalau lo mau tau juga, Orlando Bloom itu bukan pria alfa, tapi omega. Berbeda sama pria alfa yang terkesan berani, pede, dan rada Don Juan. Pria omega lebih pemalu dan tertutup kalau sama cewek.

Enggak perlu terpaku jadi cowok alfa, beta, omega. Karena lo bukan vitamin atau alfabet Yunani. Jadilah orang yang nyaman akan diri lo sendiri, dan cintailah orang dengan cara yang menurut lo cocok buat lo.

***

Pada dasarnya motivasi itu bertujuan baik, tetapi enggak semua kalimat motivasi bisa lo ikuti. Manusia itu berbeda-beda, dan tentunya punya cara hidup yang enggak sama. So, dengerin motivasi boleh. Tapi mendengarkan kata hati lo, menurut mimin, jauh lebih penting.

Writid.net

Baca juga artikel menarik lainnya :
1.9 Alasan penulis layak kamu perjuangkan jadi pendamping hidup
2.10 Alasan fresh graduate susah dapet kerja
3.5 Tanda kamu sedang bosan dengan pekerjaan dan butuh libur, jangan malah resign!