BAGIKAN KE SOSIAL MEDIA
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Suku Batak merupakan sebuah suku yang asalnya dari provinsi Sumatera Utara. Suku Batak mempunyai 6 sub etnis antara lain yaitu: Angkola, Karo, Mandailing, Pakpak, Simalungun, dan juga Toba. Kesemua dari sub-etnis suku Batak mempunyai marga yang telah diwarisi oleh keturunan dari mereka. Selanjutnya terdapat banyak marga yang digunakan oleh lebih dari satu sub-etnis saja.

Apapun untuk Marganya, Apa saja Agamanya, dimana saja Orang Batak itu berada, Mereka merupakan Saudara satu sama lainnya. Ini merupakan salah satu dari kelebihan orang batak yang tidak banyak diketahui. Dan Orang batak memiliki prinsip yang begitu kental pada saudaranya. Antara lain yaitu walaupun mereka berbeda-beda marganya. Untuk yang berbeda agama baik itu agama Islam ataupun agama non Islam. Kemudian berbeda tempat tinggal, apabila mereka suku batak mereka merupakan saudara dari suku batak yang lainnya. Serta mereka akan saling tolong menolong dan juga saling melindungi saudara mereka yang sama dengan suku batak itu.

Marga Batak Yang Paling Disegani

Mereka merupakan orang orang yang pola hidup nya tangguh dan juga penuh dengan perjuangan. Oleh sebab itu mereka dikatakan menjadi suku yang tangguh. Sebab, mereka berusaha sekeras mungkin supaya tercapai tujuan mereka. Meskipun mereka dulunya hidup di daerah sekitar pergunungan dan di daerah hutan hutan. Akan tetapi mereka dapat berhasil dengan kehidupan yang telah ada. Seperti yang telah kita tahu di kota Medan penyuplai dari sayur-sayuran, buah-buahan. Dan juga bahan makanan yang termasuk alami lainnya adalah orang batak dari danau toba dan juga sekitarnya yang letak tinggal mereka di daerah pedalaman hutan dan juga di daerah pegunungan.

Marga batak yang paling disegani ini karena warga suku batak ini memang terkenal keras pada waktu mendidik anak anaknnya. Misalnya seperti orang yang disiplin dalam waktu. Bisa memberikan anak dengan tanggung jawab kerja di rumah entah itu yang berjenis kelamin laki laki ataupun yang berjenis kelamin perempuan. Misalnya seperti pekerjaan mencuci piring, menyapu, menggosok gigi dan juga pekerjaan rumah yang lainnya. Sehingga apabila suatu saat mereka merantau, mereka dapat mandiri dan tidak akan menyusahkan orang lain pastinya. Dan pada umumnya orang batak tidak akan membuang buang uang untuk anak nya apabila tidak ada keperluan yang penting. Misalnya saja untuk seperti uang sekolah dan juga keperluan penting yang lainnya.

Marga Batak Toba

Marga Batak Toba yaitu marga yang ada pada Suku Batak Toba yang asalnya dari daerah di Sumatera Utara. Khususnya berdiam pada Kabupaten Tobasa yang wilayahnya meliputi dari Balige, Porsea, Laguboti, dan juga di sekitarnya. Orang Batak selalu mempunyai nama marga atau keluarga. Nama atau marga ini diperoleh dari garis keturunan ayah (patrilinear) yang berikutnya akan diteruskan kepada keturunannya dengan cara terus menerus.

Marga Batak Samosir

Marga Batak di Samosir termasuk marga pada Suku Batak Toba di Samosir yang asalnya dari daerah di wilayah Sumatera Utara. Khususnya berdiam di Pulau Samosir dan di sekitarnya. Orang Batak selalu punya nama marga/keluarga. Nama / marga ini didapatkan dari garis keturunan ayah (patrilinear). Yang berikutnya akan diteruskan kepada keturunannya dengan cara terus menerus.

Asal Usul Marga Batak Samosir

Menurut kepercayaan dari bangsa Batak, induk marga Batak ini dimulai dari Si Raja Batak yang telah diyakini menjadi asal mula orang Batak. Si Raja Batak punya 2 (dua) orang putra. Yaitu Guru Tatea Bulan dan juga Si Raja Isumbaon. Guru Tatea Bulan itu memiliki 5 (lima) orang putra. Antara lain yaitu Raja Uti (Raja Biakbiak), Saribu Raja, Limbong Mulana, Sagala Raja dan juga Malau Raja. Dan juga lebih umum disebut si Lau Raja sebab jika disebut Malau Raja, berkonotasi hanya marga Malau. Namun, yang bertahan tetap marga Malau hanya pomparan Pase Raja.

Comments

comments

loading...