Cara Mengembalikan Data Yang Terhapus dan Tips Mengamankannya

by

Membersihkan data pada PC sudah termasuk rutinitas yang dilakukan jika kita menemukan data yang telah tidak terpakai. Data yang dihapus itu biasanya ditempatkan untuk sementara pada Recycle Bin dalam OS Windows. Jika Anda pernah mengalami kehilangan dokumen atau data baik disebabkan virus, tidak sengaja terhapus atau karena faktor lainnya. Tentu sangat menyebalkan terutama jika data itu termasuk data penting dan Anda sedang begitu memerlukan dokumen atau data itu. Kekhawatiran ini menjadi memuncak apabila ternyata data itu termasuk data yang begitu penting. Mulanya kita santai saja sebelum kita tau mengenail file tersebut sudah tidak ada pada Komputer.

sepatu anak keren

Sesudah kita sadar pada saat akan membutuhkan file itu dengan kita terkejut, sebab ternyata data itu telah tidak berada pada tempatnya lagi. Jika terjadi, jangan merasa khawatir. Bersama dengan berkembangnya teknologi sekarang ini, bukan hal sulit cara mengembalikan data yang terhapus pada komputer Anda. Sebetulnya saat kasus data terhapus pada Komputer atau Laptop itu tidaklah benar-benar hilang. Keadaan ini kita dapat melakukan trik khusus guna mengembalikan data terkesan hilang tersebut. Bahkan di tempat lain sana banyak tersedia software yang fungsinya khusus menangani masalah kehilangan file Komputer.

Dengan demikian, hilangnya data penting pada Komputer itu bukan berarti hilang data dengan permanen atau tidak dapat dikembalikan lagi. Hanya saja memang butuh sedikit “usaha” guna mengembalikan dokumen itu seperti dulunya. Jika ternyata salah menghapus atau file itu masih digunakan nantinya. Dengan mudah data itu dapat kita kembalikan ke tempatnya. Anda bisa memilih cara-cara berikut sesuai dengan kondisi yang terjadi dalam komputer Anda guna mengembalikan data yang telah hilang.

Cek Folder Recycle Bin

Pada waktu data pada Windows dihapus, file itu sebenarnya tidak sepenuhnya dihapus dari komputer anda. Windows menampungnya pada folder Recycle Bin. Tahukah anda keberadaan dan fungsi dari Recycle Bin? Seluruh komputer atau laptop yang memakai Operasi Sistem Windows dengan default telah terpasang Recycle Bin. Manfaat dari Recycle Bin ini yaitu tempat berkumpulnya file-file yang telah kita hapus. Dengan istilah lain Recycle Bin ini seperti halnya tempat sampah. Recycle Bin termasuk fitur bawaan yang dengan cara otomatis terpasang pada komputer apabila Anda memakai sistem operasi Windows. Folder ini termasuk kumpulan file ataupun data yang terhapus dengan sengaja maupun tidak sengaja.

Apabila file tersebut masih ada pada Recycle Bin, Anda masih punya kesempatan. Cara mengembalikan data yang terhapus cukup dengan klik kanan kemudian pilih Restore, maka data akan kembali pada tempat awal file itu disimpan. Kemudian Anda dapat memakai data tersebut. Jika data itu baru saja terhapus, Anda juga dapat dengan mudah mengembalikannya tanpa harus ke Recycle Bin. Pencet saja Ctrl+Z untuk mengembalikan terakhir kali proses yang Anda kerjakan, yaitu menghapus file.

Gunakan Fitur Restore Previous Versions

Apabila telah cek di Recycle Bin tapi ternyata sudah terhapus. Masih ada langkah lain untuk mengembalikan data yang hilang dengan memakai fitur Restore Previous Versions. Cara ini termasuk cara yang mudah sebab Anda tidak harus menginstall program khusus untuk recovery file. Akan tetapi, pastikan telah mengaktifkan restore point dalam komputer Anda. Berikut termasuk cara mengembalikan file yang terhapus dengan memakai Restore Previous Versions. Bukalah folder diaman data yang terhapus sebelumnya berada. Kemudian klik kanan selanjutnya pilih “Restore Previous versions”. Sesudah terbuka selanjutnya pilih tab “Previous versions”, selanjutnya pilih folder yang terakhir yang hendak anda restore. Kemudian restore ke posisi terakhir sebelum data itu terhapus. Data Anda dapat kembali dan bisa digunanakan.

Gunakan Software Khusus Yang Mempunyai Fungsi Sebagai Recovery File

Apabila cara mengembalikan data yang terhapus diatas tidak ada hasilnya, maka anda bisa mencoba cara ini, yaitu menggunakan software. Sebab banyak software yang memiliki fungsi untuk cara mengembalikan data yang terhapus. Banyak juga software yang bisa kita nikmati dengan gratis. Bahkan terdapat software portable, maksudnya kita memakai software tanpa lebih dulu terharus menginstallnya pada Komputer atau Laptop. Anda dapat memakai software Recuva guna mengembalikan data yang hilang. Software ini dapat kita gunakan dalam versi portable. Kita dapat dengan bebas memakai software ini yang kita simpan pada Flashdisk tanpa harus menginstallnya.

Software Recuva dipercaya begitu ampuh untuk mengembalikan data terhapus dengan melakukan seleksi. Yang tujuannya untuk mencari file pada seluruh harddisk dengan menyeluruh. Selanjutnya Anda juga dapat memakai software Undelete 360. Software Undelete 360 dapat kita gunakan dengan gratis dan mudah saat mengoperasikannya. Solusi lain Anda dapat memakai software MiniTool Partition Recovery, Wise Data Recovery, serta menggunakan PC Inspector File Recovery.

Memeriksa File Didalam Data Backup File

Anda bisa mengingat kembali apakah pada sebelumnya anda pernah melakukan backup data kedalam media cadangan eksternal. Misalnya saja seperti pada Harddisk, Flashdisk, CD/DVD, dan lain sebagainya. Apabila pernah, coba silakan Anda cek seluruh media eksternal itu, sebab kemungkinan data yang telah terhapus di Komputer ataupun pada Laptop bisa ditemukan di dalam eksternal data. Akan tetapi sebaliknya, apabila tidak dijumpai atau bahkan Anda tidak pernah melakukan backup data, maka hal ini dapat dijadikan pembelajaran kedepannya supaya Anda menjadi rajin melakukan backup file pada komputer.

Tips Mengamankan Data Anda dari Kemungkinan Hilang atau Terhapus

Terhapus ataupun hilangnya data termasuk hal diluar dugaan yang kerap terjadi. Khususnya untuk Anda yang aktif menggunakan Komputer untuk kegiatan sehari-harinya. Maka dari itu, sebaiknya Anda mengikuti tips berikut supaya tidak terjadi kehilangan data lagi.

Lakukan Back-up Data berkala Pada Tempat Berbeda dari Komputer

Hal ini penting untuk dilakukan. Banyak yang tidak begitu menganggap akan manfaat dari melakukan back-up data dengan berkala. Tapi, hal itu termasuk hal yang penting dan harus dilakukan, khususnya apabila data-data yang Anda punya merupakan data krusial, misalnya data penting perusahaan, data skripsi, dan lain sebagainya. Lakukan back-up data selama satu bulan sekali pada penyimpanan cadangan. Misalnya seperti flashdisk, CD/DVD Room, Harddisk, dan lain sebagainya. Sehingga pada waktu terjadi data hilang ataupun rusak karena virus. Anda bisa salin kembali dari riwayat back-up.

Pakailah Teknologi Cloud Computing

Langkah lain guna mengamankan data Anda yaitu dengan memakai teknologi terkini. Antara lain Cloud Computing. Dengan Cloud, data Anda akan tersimpan pada server online jadi terhindar dari hilangnya data karena virus. Atau karena system error, bencana alam, dll, seperti yang ada pada oleh Microsoft Azure. Layanan cloud computing dari Microsoft ini termasuk salah satu layanan solusi cloud computing yang telah terpercaya. Sebab fitur-fitur powerful yang dibawanya merupakan teknologi cerdas Machine Learning. Yang dapat beradaptasi serta memberi prediksi analitis data custom Anda. Lebih baik, jika data itu begitu penting, konsultasikan pada IT Consultant terpercaya. Misalnya seperti EIKON Technology yang bertindak sebagai Partner Microsoft Indonesia. Dengan begitu, Anda sudah mengurangi resiko kehilangan data yang mungkin saja akibatnya fatal.